Analisis SLIK merupakan bagian penting dalam proses penilaian kredit. Namun, jika dilakukan secara manual, berbagai kesalahan analisis kerap terjadi dan dapat berdampak pada meningkatnya risiko kredit.
Kesalahan ini umumnya muncul akibat keterbatasan waktu, kelelahan analis, serta kompleksitas data dalam file iDeb.
Kesalahan yang Sering Terjadi dalam Analisis SLIK
Beberapa kesalahan analisis SLIK yang paling sering ditemui antara lain:
Salah membaca kolektibilitas kredit debitur
Terlewatnya kredit aktif yang masih berjalan
Tidak teridentifikasinya data pasangan debitur
Kesalahan pengelompokan fasilitas kredit
Kesalahan-kesalahan tersebut berpotensi menyebabkan keputusan kredit menjadi kurang akurat.
Cara Verlos Mencegah Kesalahan Analisis SLIK
Verlos (Verification Loan Organize System) dirancang untuk meminimalkan human error dengan sistem analisis otomatis dan terstruktur.
1. SLIK Analyzer Otomatis
Verlos menarik dan menganalisis seluruh data SLIK secara otomatis, sehingga informasi penting tidak terlewat dan dapat dibaca dengan lebih jelas.
2. Kredit Aktif Analyzer
Seluruh kredit aktif debitur terdeteksi dan dikelompokkan secara sistematis, membantu analis memahami kewajiban kredit yang masih berjalan.
3. One Obligor Analyzer
Verlos mengidentifikasi keterkaitan debitur dengan pasangan atau pihak terkait lainnya, sehingga risiko tersembunyi dapat diminimalkan.
Analisis Lebih Akurat dan Terkendali
Dengan Verlos, seluruh data SLIK:
Ditarik secara otomatis
Dikelompokkan berdasarkan kategori penting
Dirangkum dalam resume kredit yang mudah dipahami
Hasilnya, proses analisis menjadi lebih cepat, lebih akurat, dan lebih konsisten.
Kesimpulan
Kesalahan analisis SLIK dapat berdampak besar pada kualitas portofolio kredit. Dengan dukungan fitur SLIK Analyzer, Kredit Aktif Analyzer, dan One Obligor Analyzer, Verlos membantu mencegah kesalahan sejak awal.
Analisis lebih tepat, risiko kredit lebih rendah dengan Verlos.
Komentar 0
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!