Dalam proses analisis kredit, fraud sering kali tersembunyi di balik transaksi yang terlihat normal. Transaksi berulang, nominal tidak wajar, atau pola arus kas tertentu kerap sulit terdeteksi jika hanya mengandalkan pengamatan manual.
Tanpa dukungan sistem digital, potensi risiko ini dapat terlewat dan berujung pada pembiayaan bermasalah.
Tantangan Mendeteksi Fraud Secara Manual
Deteksi fraud melalui rekening koran secara manual memiliki sejumlah keterbatasan, antara lain:
Sulit mengenali pola transaksi berulang yang tidak wajar
Anomali transaksi tersembunyi dalam data mutasi yang panjang
Ketergantungan pada ketelitian manusia yang rawan kesalahan
Waktu analisis yang lama dan tidak konsisten
Kondisi ini membuat risiko fraud sering baru teridentifikasi di tahap akhir.
Verlos: Deteksi Anomali Berbasis Rekening Koran Digital
Verlos membantu lembaga keuangan mendeteksi potensi fraud lebih dini melalui analisis rekening koran digital.
Dengan sistem otomatis, Verlos mampu:
1. Mengidentifikasi Pola Anomali Secara Otomatis
Sistem membaca pola transaksi dan menandai aktivitas yang tidak lazim, sehingga potensi fraud dapat diketahui sejak awal.
2. Menekan Risiko Pembiayaan Bermasalah
Dengan deteksi dini, risiko pembiayaan bermasalah dapat ditekan sebelum keputusan kredit diambil.
Keputusan Kredit Lebih Aman dan Berbasis Data
Analisis rekening koran digital dengan Verlos menghasilkan data yang lebih objektif dan terstruktur. AO dan analis kredit dapat mengambil keputusan berdasarkan fakta dan pola transaksi, bukan sekadar asumsi.
Kesimpulan
Deteksi fraud tidak lagi harus bergantung pada pengamatan manual. Dengan Verlos, potensi fraud dapat teridentifikasi lebih dini, sehingga keputusan kredit menjadi lebih aman dan terukur.
Keputusan kredit lebih aman dan berbasis data dengan Verlos.
Komentar 0
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!