Di era persaingan yang semakin dinamis, BPR yang masih mengandalkan proses manual berisiko tertinggal. Tuntutan kecepatan, akurasi, dan efisiensi mendorong BPR/BPRS untuk mulai melakukan digitalisasi, khususnya pada proses analisis kredit.
Digitalisasi bukan lagi wacana, melainkan langkah nyata agar BPR dapat berkembang dan naik kelas.
Tantangan Proses Analisis Kredit Konvensional
Proses analisis kredit dengan cara lama sering menghadapi kendala seperti:
Ketergantungan pada dokumen fisik (paper-based)
Analisis yang berbeda antar AO atau analis
Standar keputusan kredit yang tidak konsisten
Proses lama dan sulit dievaluasi
Jika dibiarkan, kondisi ini dapat menghambat pertumbuhan bisnis BPR.
Verlos: Mendorong Digitalisasi Analisis Kredit BPR
Verlos (Verification Loan Organize System) hadir sebagai solusi digital yang membantu BPR/BPRS bertransformasi tanpa harus mengubah alur kerja secara drastis.
1. Proses Paperless
Verlos menghilangkan kebutuhan cetak dokumen analisis, sehingga proses menjadi lebih rapi, cepat, dan efisien.
2. Analisis yang Konsisten
Sistem otomatis memastikan data dianalisis dengan standar yang sama, mengurangi perbedaan interpretasi antar analis.
3. Standar Keputusan yang Lebih Kuat
Dengan data yang tersaji terstruktur dan ringkas, keputusan kredit menjadi lebih objektif dan dapat dipertanggungjawabkan.
Transformasi Digital Tanpa Mengganggu SOP
Salah satu keunggulan Verlos adalah kemampuannya beradaptasi dengan proses yang sudah berjalan. BPR dapat melakukan transformasi digital tanpa harus mengubah SOP secara drastis, sehingga tim tetap nyaman dan operasional berjalan lancar.
Kesimpulan
Digitalisasi analisis kredit adalah langkah strategis bagi BPR yang ingin berkembang dan bersaing. Dengan Verlos, BPR dapat naik kelas melalui proses yang lebih modern, konsisten, dan efisien.
Saatnya bertransformasi secara digital tanpa ribet dengan Verlos.
Komentar 0
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!